KHATAMAN KITAB DIMALAM PERGANTIAN TAHUN BARU 2024
MALAM TAHUN BARU, MALAM PENUH KEBERKAHAN
Masyarakat Indonesia khususnya di Desa Krejengan
Kecamatan Krejengan Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur akrab dengan pembacaan
maulid Nabi Muhammad SAW. Salah satunya adalah Kitab Mukhtashar fi
Shirah an-Nabawiyyah atau lebih dikenal dengan nama “Maulid
Ad-Diba’i” karya al-Imam Abdurrahman bin Ali bin Muhammad bin Umar bin
Ali bin Yusuf bin Ahmad bin Umar ad-Diba’i asy-Syaibani dari Yaman bermadzhab
Syafi’iyah. Beliau seorang ahli hadits (al-Muhaddits) dan ahli sejarah (al-Muarrikh)
dilahirkan di Kota Zabid, Yaman pada bulan Muharram tahun 866 H dan wafat hari
Jum’at, 12 Rajab 944 H. Banyak sekali karangan-karangannya memuat berbagai
disiplin ilmu, salah satunya adalah Kitab ad-Diba’i ini, Kata Dida’ sebagaimana
disebutkan oleh Abuya Sayyid Muhammad bin Alawi bin Abbas al-Maliki al-Hasani
maknanya adalah putih, kata diba’ [putih] berasal dari Bahasa Sudan.
Malam tahun baru masehi merupakan malam “yang pada
umumnya” diisi dengan hal-hal negatif sehingga menimbulkan berbagai petaka
dimana-mana, kegiatan yang diisi dengan hura-hura dikalangan para pemuda-pemudi
yang hampir kegiatan ini merata diseluruh dunia. Namun tidak demikian bagi
mereka yang berada di dalam pesantren, asrama dan tempat-tempat yang diisi
dengan hal positif seperti pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW di rumah-rumah,
gedung aula, masjid, bahkan di lapangan/alun-alun setempat.
Di Pondok Pesantren Robithatul Islam, Krejengan
Probolinggo Jawa Timur, kali ini diisi dengan hal positif yaitu menghatamkan Kitab ad-Diba’i bersama
para santri putra dan putri, serta diikuti oleh warga sekitar. Kegiatan malam
tahun baru kali ini dibuka dengan shalat isya’ berjama’ah kemudian
melangsungkan menghatamkan Kitab Ad-Dibai’i sampai selesai. Tepat di jam 24.00 Kiai dan para santri
membaca kalimat tauhid لاإله إلا الله ، محمد
رسول الله صلى الله عليه وسـلم
Banyak para ulama’ memberikan ulasan tentang keutamaan
membaca maulid Nabi SAW, salah satunya disampaikan oleh Imam Jalaluddin
Assuyuthi ;
قال الإمام
جلال الدين السيوطي : وما من مسلم قرئ في بيته مولد النبي ﷺ إلا رفع الله تعالى
القحط والوباء والحرق. والآفات والبليات والنكبات والبغض والحسد وعين السوء واللصوص
عن أهل ذلك البيت، فإذا مات هون الله تعالى عليه جواب منكر ونكير، وكان في مقعد صدق
عند مليك مقتدر (الوسائل في شرح الشمائل ) .
Full Rekaman Audio bisa di
download disini :




Komentar
Posting Komentar